Indra Riawan

Masukan dari Mei 2007

Jakarta Lewat Tengah Malam

Rabu, 30 Mei 2007 · 1 Tanggapan

Pernahkah Anda melintas di jalanan Jakarta sekitar tengah malam? Apa yang Anda lihat? Anda yang pengagum arsitektur akan bilang, gedung dan apartemen sekarang dibuat dengan sangat estetis apalagi jika bagian atas di sorot. Tops. Para penggemar fotografi akan bilang, ini saatnya low-shutter-speed photography. Tinggal naik ke penyeberangan, pasang tripod, setel shutter speed ke low speed, tunggu mobil lewat dan jepret. Excellence. Penggemar drag race akan berpindah ke jalur cepat yang lebar dan berhenti di lampu merah Sarinah. Begitu lampu berwarna hijau, geber gas dalam dalam sampai ke lampu merah HI. Nikmat.

Tidak, saya tidak akan membahas semua kemewahan ini. Saya akan bercerita tentang frame kehidupan Jakarta yang lain. Kemiskinan.

Menjelang tengah malam, sekitar jam 11an, di bawah fly over Karet. Dua orang anak balita tertidur dibawah di tiang penyangga jembatan. Anak yang besar, perkiraan saya 4 atau 5 tahun, dengan kaos lusuh dan tanpa alas kaki menyandarkan badannya ke beton tiang. Kakinya diselonjorkan begitu saja ditrotoar. Yang kecil, mungkin 2 atau 3 tahun, malah tidur tergeletak dilantai. Kepalanya berbantalkan paha si anak yang besar. Tangan kanan anak yang besar memegang kepala si anak yang kecil, sementara tangan kirinya tak mau melepas botol plastik bekas minuman. Bahkan ketika tidurpun dia mengemis.

Anak anak kita pun sedang tidur dirumah. Tapi mereka tidur dengan temaram lampu yang remang. Dengan iringan musik klasik. Sebelum tidur kadang masih dibacakan cerita. Dengan selimut tebal yang untuk mencucinya saja perlu membayar dengan selembar uang lima puluh ribuan.

Jalan Thamrin, selewat Sarinah sekitar jam 2 dini hari. Seorang bapak berjalan dengan menggendong anaknya kearah HI. Si bapak bersendal jepit dengan menenteng tas. Anaknya nampak tidur pulas di bahu sebelah kiri. Wajah si anak nampak kelelehan, entah apa yang mereka lakukan siang harinya. Si anak hanya mengenakan kaos pendek dan celena pendek, padahal jam 2 dini hari.

Didalam mobil, kita pulang dengan ditemani alunan jazz. Jaket hitampun masih menempel dibadan sekedar untuk mengusir dinginnya pendingin udara. Jaket ini sudah seharian tidak kita lepaskan. Padahal ruangan kantor pun tidak dingin, sekedar agar teman teman mengetahui bahwa kita bisa beli Armani.

Jalan Radio Dalam, Jakarta Selatan, jam 4 pagi menjelang adzan subuh berkumandang. Sebuah gerobak terparkir didepan sebuah ruko. Nampak kosong, hanya lonjoran kaki yang menunjukkan bahwa ada seseorang yang sedang tidur di dalam gerobak itu. Sementara di koran kita lihat iklan tempat tidur yang harganya bisa ditukar dengan sebuah rumah sederhana. Ironis.(ir/wp)

Kategori: Jakarta
Ditandai: ,

Menghitung Tinggi Anak Berdasarkan Tinggi Orang Tua

Jumat, 11 Mei 2007 · 4 Tanggapan

Ada sebuah rumus ngasal yang mengatakan bahwa, tinggi seorang anak ketika dewasa di tentukan oleh rata rata tinggi kedua orangnya. Tentu saja ini teori asal asalan karena tinggi badan seseorang dipengaruhi oleh rangsang dari luar, latihan fisik, maupun asupan kalsium pembentuk tulangnya. Karena ternyata genetika kedua orangtua hanya mempengaruhi 70% pertumbuhan seorang anak.

Menurut teori ini, tinggi badan seorang anak laki laki ketika dewasa adalah rata rata tinggi kedua orangtuanya ditambah 7 senti. Atau ditulis dengan rumus matematika:

((tinggi badan ayah + tinggi badan ibu)/2) + 7.

Sedangkan tinggi seorang anak perempuan ketika dewasa adalah rata rata tinggi kedua orangtuanya dikurang 7 senti. Dapat ditulis menjadi:

((tinggi badan ayah + tinggi badan ibu)/2) – 7.

Untuk mendapatkan gambara rentangnya masih harus dikurang dan ditambah 10 senti untuk anak laki laki, dan 8,5 senti untuk anak perempuan.(ir/wp)

Kategori: Tak Berkategori
Ditandai:

Ulasan Tayangan TV Untuk Balita

Selasa, 8 Mei 2007 · 5 Tanggapan

Ditengah membanjirnya tayangan televisi, memilih tayangan yang cocok untuk konsumsi anak akan sangat memakan waktu. Ada tayangan yang memang didesain untuk anak, tapi ada juga tayangan yang dikategorikan sebagai tayangan anak tapi tidak cocok untuk anak anak.

Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya tentang pembatasan tontonan tv bagi anak. Berikut akan diulas sedikit tentang beberapa tayangan tv yang cocok untuk anak. Tayangan yang dipilih adalah yang disiarkan melalui jaringan tv nasional.

(lagi…)

Kategori: Tak Berkategori
Ditandai: ,

Samator Juara Proliga 2007

Senin, 7 Mei 2007 · 6 Tanggapan

Ditengah hiruk pikuk putaran akhir liga Inggris, final piala Champion dan playoff NBA, Proliga Voli 2007 telah melangsungkan pertandingan finalnya. Pertandingan final yang diselenggarakan di Istora tanggal 29 April 2007, memang jauh dari publikasi media. Hanya Lativi yang menyiarkan perkembangan proliga sejak dari awal hingga final.

Tim BNI Taplus yang di kapteni Loudry Maspaitella dan Pelatih Imam Agus Faisal (Fafa) nampak kesulitan membendung serangan dari tim Samator bahkan sejak awal pertandingan. Seperti diketahui, Loudry dan Fafa adalah pemain gaek di era 90an. Tapi komposisi BNI Taplus yang didominasi pemain senior tidak cukup memberi perlawanan bagi Samator. Pada set pertama BNI Taplus harus menyerah dengan 25:17. Pada set kedua BNI Taplus nampak bangkit dengan memberi perlawanan tapi berhasil diredam 25:20. Pada set terakhir, BNI Taplus kelihatan bermain ngotot tapi masih dapat di patahkan Samator melalui deuce28:26.

Tanpa diperkuat pemain asing Samator benar benar menunjukkan kelasnya. Ketujuh pemain Samator adalah pemain dari tim pelatnas Bola Voli. Sedangkan Pelatih Samator adalah juga pelatih kepala di tim Pelatnas Bola Voli. Selain kualitas pemain yang lebih baik, dukungan pendukung Samator yang memenuhi stadion Istora juga tidak kalah hebat. Istora benar benar di-putih-kan oleh pendukung Samator yang menggunakan kaos putis dengan tulisan biru. Teriakan yel dan lagu terus memompa semangat Samator dan seolah membuat mereka lupa sedang bermain di kandang lawan.

Kemenangan Samator tahun ini merupakan kemenangan kedua sejak mulai Proliga diselenggarakan tahun 2003. BNI Taplus berhasil menjadi juara pada tahun 2003,2005 dan 2006. Samator menjuarai liga pada tahun 2004 dan 2007.

Sementara itu di pertandingan putri, Gresik Petrokimia harus mengaku kalah atas tim debutan baru, Bank Jatim dengan skor 25:22, 25:15, dan 25:14(ir/wp)

Kategori: Tak Berkategori
Ditandai:

Lowongan Untuk Menjadi Penerbang Militer

Kamis, 3 Mei 2007 · 40 Tanggapan

Koran Kompas Senin, 30 April lalu memasang iklan rekrutmen untuk penerbang militer. Melalui program Sekbang , TNI akan merekrut lulusan SMA/MA untuk dididik menjadi penerbang militer. Dulu program ini dikenal dengan nama IDP (Ikatan Dinas Pendek) lalu berganti menjadi Sekbang PSDP (Sekolah Penerbang Prajurit Sukarela Dinas Pendek). Awalnya program ini diselenggarakan oleh TNI AU untuk memenuhi kebutuhan pilot di internal TNI AU. Seiring kebutuhan penerbang dari angkatan lain (TNI AL, TNI AU dan POLRI), akhirnya program IDP diubah menjadi Sekbang PSDP dan dikendalikan langsung oleh Mabes TNI.

Program Sekbang PSDP adalah jalur pasti menjadi pilot militer. Lulusan dari program ini akan ditugaskan ke dinas penerbangan di masing masing angkatan. Hanya saja, lulusan dari program ini tidak bisa mengisi posisi pilot tempur TNI AU. Karena pilot tempur hanya akan diisi oleh lulusan dari AAU. Program PSDP hanya mendidik pilot untuk pesawat angkut (A-class) dan helikopter (H-class).

Syarat untuk bergabung dengan program ini adalah lulusan SMU/MA jurusan IPA. Dengan nilai kelulusan 6,5 dan tidak ada nilai kurang dari 6. Program ini terbuka bagi semua lulusan 2003 sampai dengan 2007. Syarat umur 18 sampai dengan 23 tahun dengan tinggi badang setidaknya 163 cm dan panjang kaki 100 cm. Pendaftaran dapat dilakukan diseluruh Ajendam di daerah masing masing dari bulan Mei sampai dengan bulan Juni 2007.

Program ini akan berlangsung di lanud Adi Sucipto, Jogjakarta dan dilanjutkan di dinas penerbangan angakatan masing masing. Setelah lulus, perwira PSDP harus menjalani ikatan dinas selama 10 tahun. Setelah masa ikatan dinas selesai, perwira PSDP dapat melanjutkan karir militer atau memilih keluar dari dinas militer. Perwira lulusan PSDP yang tidak melanjutkan dinas militernya banyak ditunggu oleh perusahaan sipil yang mengoperasikan helikopter karena memang sekbang satu satunya pendidikan helikopter di Indonesia.

Saat ini kebutuhan pilot helikopter sipil di Indonesia sedang tinggi, karena minimnya lulusan pilot dengan kualifikasi helikopter. Sedangkan gaji pilot helikopter juga tidak rendah, berkisar USD 2000 – 4000 sebulan. Jadi, jika harus lewat jalur militer untuk menjadi pilot helikopter, kenapa tidak?(ir/wp)

Kategori: Tak Berkategori
Ditandai:

Mainan Untuk Anak 2 Tahun

Rabu, 2 Mei 2007 · 5 Tanggapan

Umur 2 tahun merupakan masa tarik-menarik bagi balita, antara kebutuhannya untuk mandiri (independen) dan keinginannya untuk tetap dibantu. Pada masa ini imajinasinya sudah mulai nampak. Dengan memberikan mainan yang tepat orang tua dapat membantunya untuk mengembangkan kemampuan fisik, emosi dan imajinasinya.

Berikut beberapa jenis mainan yang dapat dipilih untuk anak usia 2 tahun:

Sepeda
Anak seumuran 2 tahun masih senang bermain dengan sepeda sepedaan seperti trike (sepeda roda tiga) atau sepeda roda empat. Memainkan pedalnya (baik dikayuh sendiri ataupun di dorong) masih cukup mengasikkan bagi mereka.

Bola
Bola merupakan mainan kesukaan semua anak. Pada usia ini mereka mulai bisa menendang melempar bahkan menangkap bola. Kenalkan mereka permainan seperti sepakbola atau bolabasket dengan membuat miniaturnya dirumah.

Menggambar
Seiring dengan berkembangnya imajinasi, menggambar semakin menjadi favorit pada anak usia ini. Beberapa anak sudah bisa membuat bentuk geometri, menulis huruf dan angka. Pada usia ini mereka mulai kenal dengan warna dan bentuk, bantulah mereka untuk belajar menulis dan menggambar lebih baik dengan membuatkan dotted-letter dan kertas mewarnai.

Tabuhan
Anak anak mulai suka menyanyi, menari, tepuk tangan, berputar (layaknya balet) bahkan berteriak dengan iringan musik atau suara. Mereka akan bereksperimen dengan memukul semua benda yang ada disekitarnya, jadi jangan heran jika mereka suka memukul piring atau mangkok ketika makan. Lebih baik jika orang tua menyediakan miniatur band misalnya gitar, drum, suling, kencreng sambil mengenalkan mereka aneka alat musik.

Berdandan
Anak usia ini mulai suka gonta ganti baju. Apalagi mereke sudah bisa menjangkau pakaiannya di lemari. Atau mereka mulai pilih pilih pakaian sebelum memakainya. Ada kalanya mereka mempunyai baju favorit yang hanya boleh di pakai-cuci dan pakai lagi. Beberapa anak perempuan mulai suka ikutan ibunya didepan cermin, sambil menyakan untuk apa itu. Bahkan sekali kali meminjam alat rias untuk sekedar pengin merasakan.

Memasak
Beberapa anak perempuan mulai suka ikutan memasak bersama ibunya didapur. Sekedar menjadi penonton atau ikutan mengaduk aduk adonan kue. Bagi mereka, memasak merupakan permainan yang mengasikkan. Orang tua dapat menyediakan mainan memasak mini lengkap dengan kompor, panci, piring, gelas dan sendok agar mereka juga berimajinasi dengan dapur mereka sendiri.

Lego
Lego masih tetap mainan favorit anak. Dengan lego mereka bisa memainkan imajinasinya untuk membuat bis, mobil, rumah atau apapun yang mereka inginkan. Setelah jadi pun, mereka masih akan memainkannya lagi lengkap dengan efek suara yang ada.

Puzzle
Beberapa anak sudah bisa menyusun puzzle, meski hanya 4 atau 6 keping. Mulai belajar membuka botol berulir. Bahkan beberapa anak mulai penasaran bagaimana cara membalik kaosnya agar dia tidak salah sewaktu memakainya.(ir/wp)

Tags: ,

Kategori: Tak Berkategori
Ditandai: ,