Indra Riawan

Masukan dari Agustus 2007

Majalah Sys Admin Berhenti Terbit

Senin, 27 Agustus 2007 · & Komentar

Seorang pembaca Slashdot mengabarkan bahwa Sys Admin akan berhenti terbit. Edisi cetak untuk Agustus 2007 akan menjadi edisi terakhir. Sys Admin adalah sebuah majalah bulanan untuk administrator Unix. Samag banyak mengulas tentang security, linux, backup, monitoring, automation hingga tip & trik dan script script untuk mengelola sistem.

Saya mengenal samag pada tahun kedua kuliah. Berawal dari iseng menjelajah ke sudut sudut perpustakaan sekolah sampai akhirnya kesasar ke jurnal majalah asing di sisi sebelah timur. Waktu itu saya sedang gandrung dengan linux setelah belum lama dikenalkan oleh seorang teman. Di salah satu edisi yang saya temukan, samag mengulas tema security lengkap dengan script contoh dan link nya. Scipt script itu saya coba di komputer di kosan dan berhasil dengan sedikit modifikasi.

Dari sana awalnya saya menjadi pembaca setia samag. Saya menjadi rutin ke perpustakaan, sambil berharap edisi terbaru sudah datang. Pada saat teman teman yang lain mencari buku kalkulus dan fisika di bagian tengah, saya asik di sisi timur sedang membaca samag atau sedang di lab menelusuri link yang ditulis di samag. Ketika mulai bekerja, saya masih rutin membaca samag versi online bukan cetakan.

Cerita penutupan samag menambah daftar panjang media cetak yang ditutup. Di tahun 2007 ini saja media terbitan lokal PC Magazine Indonesia, Komputer Akt!f dan Snap! sudah ditutup. Perkembangan dunia internet memaksa media cetakan untuk mencari jurus baru untuk bertahan. Saat ini orang lebih menyukai membaca dalam versi online dibanding dengan cetakan. Apalagi dengan adanya RSS, orang cukup berlangganan ke sebuah website maka akan mendapatkan update yang terjadi di website itu.

Saya sendiri sekarang langganan RSS dari Search Data Center, Security Fix, Server Specs dan tentu saja Slashdot. Tapi masih tetap membaca Kompas, karena iklan media cetak tidak kalah menariknya untuk dilihat.(ir/wp)

Kategori: Teknologi Informasi
Ditandai: ,

Data Center Untuk Pemerintah

Kamis, 23 Agustus 2007 · & Komentar

MSN News mengabarkan negara bagian Tennessee di Amerika Serikat berencana membangun dua buah datacenter baru. Datacenter baru ini untuk menggantikan data center lama yang sudah berumur lebih dar 20 tahun. Sebuah datacenter akan dibangun di ibukota negara bagian Nashville. Sementara satu lagi, sebagai pusat Disaster and Recovery, dibangun di kota Smyrna yang berjarak 25 mil dari Nashville. Datacenter ini akan menyimpan seluruh server yang digunakan oleh instansi pemerintah, dari layanan sim, kesehatan sampai pelaporan di dewan kota. Pembangunan ini direncanakan selasai tahun 2010 dengan mengahabiskan anggaran tidak kurang dari USD 68 juta (IDR 612 milliar).

Tennessee adalah negara bagian dengan luas wilayah 109.247 km persegi dan populasi penduduk sekitar 6 juta. Sebagai pembanding, luas pulau Jawa adalah 132.107 km persegi, dan total luas Indonesia 1,919,440 km persegi. Populasi Jakarta tahun 2004 (perkiraan) 8 juta, sedangkan populasi Indonesia tahun 2005 (perkiraan) 222 juta. Nashville sebagai ibukota Tennessee merupakan kota pusat industri musik dan alat kesehatan. Smyrna, sebuah kota industri kecil yang juga menjadi pabrik pusat Nissan Motor.

(lagi…)

Kategori: Datacenter
Ditandai: ,

Pekerja TI Wanita

Senin, 20 Agustus 2007 · & Komentar

Computer World edisi awal Agustus 2007 menulis artikel tentang pekerja TI wanita. Menurut artikel ini, jumlah wanita pekerja TI semakin berkurang. Data dari US Bureau of Labor Statistics yang dikutip artikel ini menunjukkan, jumlah pekerja wanita di bidang TI dibanding pekerja pria tahun 2007 adalah 26,1%. Angka ini menurun dari angka tahun 2001 sebesar 28,9%.

Artikel yang sama juga merilis data dari National Centre for Woman and Information Technology, yang menyebutkan perbandingan wanita dan pria lulusan jurusan teknik komputer menurun dari angka 37% di tahun 1985 menjadi 21% di tahun 2007. Artikel ini menggarisbawahi perlunya keseimbangan keluarga dan pekerjaan.

Mencapai keseimbangan sempurna untuk keluarga dan pekerjaan mungkin sesuatu yang mustahil tapi bagaimana menentukan prioritas tertinggi dan memahami konsekuensi atas pilihan yang diambil.

(lagi…)

Kategori: Teknologi Informasi
Ditandai: ,

Non Disclosure Agreement

Jumat, 10 Agustus 2007 · & Komentar

Perjanjian Kerahasian Perusahaan (Non Disclosure Agreement, NDA), adalah perjanjian yang harus disepakati oleh pekerja sebelum bergabung dengan sebuah perusahaan. Perjanjian ini dibuat karena ada beberapa hal yang tidak boleh (atau belum boleh) diketahui oleh umum. Informasi tentang klien, kondisi keuangan, bisnis proses, strategi bisnis, prosedur internal, sampai source code biasanya tercakup dalam NDA.

Dalam NDA umumnya juga menyebutkan jangka waktu berlakunya perjanjian. NDA bisa berlaku hanya ketika pekerja sedang bergabung dengan perusahaan. Tapi ada juga NDA yang berlaku sampai beberapa tahun setelah pekerja tidak lagi bekerja di perusahaan, terutama jika menyangkut strategi bisnis. Poin poin yang dicakup dalam NDA sama sekali tidak boleh dibocorkan kepada siapapun, bahkan kepada pasangan masing masing.

Di perusahaan tempat saya bekerja sebelumnya, sebuah perusahaan TI (ini juga termasuk NDA untuk tidak menyebut nama perusahaan), semua calon karyawan harus menandatangani perjanjian NDA pada hari pertama. Karyawan tidak akan mendapat account untuk bergabung ke intranet dan account email sebelum menandatangani NDA. Perjanjian ini mencakup beberapa hal misalnya, tidak menyebut nama klien tapi digantikan dengan sebuah kalimat deskriptif. Misalnya menyebutkan dengan “sebuah produsen distributor obat dan makanan dari Inggris” atau “sebuah perusahaan minyak dari Inggris”. Salah satu pasal menyebutkan bahwa seluruh source code yang telah dibuat menjadi hak milik perusahaan. Programmer hanya boleh menuliskan nama dan komentar di badan program.

Seorang teman bercerita, perusahaanya juga mengikat karyawan dengan NDA. Perusahaan ini adalah penyedia solusi TI open source. Perusahaanya juga menahan seluruh source code. Perusahaan ini mengharuskan karyawannya untuk tidak bekerja di perusahaan klien atau perusahaan yang menjadi kompetitor langsung untuk 3 tahun setelah karyawan tidak lagi bekerja diperusahaan itu.

Beberapa hal memang tidak boleh (atau belum boleh) disampaikan ke publik. Informasi tentang dapur perusahaan, tentang pelanggan sebaiknya tetap terkunci didalam. Apalagi dengan perkembangan blog. Sedikit saja informasi dari dapur perusahaan (insider information) bisa dengan gampang terpublikasi melalui blog karyawan. Tapi bagaimana dengan algoritma yang sudah didapatkan oleh programmer untuk menyelesaikan suatu persoalan? Meskipun source code ditahan perusahaan tapi algoritma masih menempel di kepala programer. Atau prosedur internal, memang prosedur tidak boleh dipublikasikan tapi kebijakan yang dijalankan karena prosedur bisa dicontek oleh siapa saja yang mengalami kebijakan itu.(ir/wp)

Kategori: Teknologi Informasi
Ditandai: , ,

Bendera Merah Putih

Jumat, 10 Agustus 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Sebagai negara merdeka, Indonesia mempunyai lambang, bendera dan lagu kebangsaan. Garuda Pancasila adalah lambang negara, bendera Merah Putih adalah bendera negara, dan Indonesia Raya adalah lagu kebangsaan. Bendera negara diatur oleh pemerintah melalui Peraturan Pemerintah no 40 tahun 1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia. Dalam PP ini disebutkan bahwa bendera merah putih dapat dibuat dengan berbagai ukuran dengan rasio lebar dan panjang adalah 2:3. Warna dan putih dibagi dengan sama lebar. Ukuran bendera disesuaikan dengan ukuran bangunan, rumah, halaman secara proporsional. Bendera dibuat dari bahan yang kuat dan tidak luntur.

Bendera merah putih hanya boleh dikibarkan sejak matahari terbit hingga matahari terbenam. Bendera harus diturunkan dan disimpan ketika menjelang malam. Bendera tidak boleh dikibarkan terus menerus siang-malam, kecuali ditetapkan secara khusus oleh pemerintah.

Bendera dipasang pada tiang yang kokoh. Tiang tidak diikatkan pada tiang lampu, tiang listrik atau pohon. Tiang di harus berada di bagian depan bangunan atau rumah. Tiang tepat di tengah halaman atau di sisi kanan bangunan.

Bendera tidak diperbolehkan menyentuh tanah, air dan benda lain. Jika bendera jatuh atau terlepas dari tiangnya harus segera di ambil dan dicuci dengan air bersih. Ketika hujan turun, bendera harus diturunkan dan disimpan untuk dipasang lagi ketika hujan sudah reda. Bendera yang terikat di tiang juga tidak diperbolehkan bersentuhan dengan pohon, umbul umbul atau yang lain.

Di bendera merah putih harus bersih. Tidak diperbolehkan menulis huruf, kalimat, angka, gambar atau tanda lain di bendera.

Memang banyak aturan untuk mengibarkan bendera. Tapi, aturan ini tidak ada nilainya dibanding dengan perjuangan yang dulu dilakukan pejuang kemerdekaan. Selamat Hari Kemerdekaan.(ir/wp)

Kategori: Tak Berkategori
Ditandai:

Jakarta Memilih

Rabu, 8 Agustus 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Hari ini, untuk pertama kalinya setelah kemerdekaan, rakyat Jakarta memilih langsung gubernurnya. Calon gubernur untuk periode 2007-2012 adalah pasangan Adang Daradjatun dan Dani Anwar yang diajukan oleh partai pemenang pemilu 2004 wilayah DKI Jakarta, Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Belakangan Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) juga memberi dukungan. Calon kedua adalah pasangan Fauzi Bowo dan Prijanto yang diusung oleh 20 partai. Beberapa waktu sebelum masa pendaftaran calon, sempat ada calon independen Sarwono Kusuma Atmaja. Namun karena aturan pemilihan pada waktu itu belum mengakomodasi calon gubernur yang tidak diusulkan oleh partai, maka proses pendaftaran calon independen ini ditolak.

Pemilihan gubernur Jakarta kali ini mendapat perhatian yang besar dari media. Tidak kurang media cetak, tv, radio, situs berita, blog yang meliput berita yang terkait dengan pilkada. Jak-TV, sebuah tv komunitas dengan wilayah jangkauan Jakarta dan sekitarnya, sudah menyiapkan sebuah acara khusus ‘Gubernur Kita’ jauh hari sebelum proses pilkada dimulai. Acara yang di pandu oleh Effendy Ghazali dan (awalnya bersama) Wimar Witoelar diklaim merupakan acara dengan rating tertinggi di Jak-TV. Setelah memasuki masa kampaye, Metro-TV menyiarkan acara ‘Today’s Dialogue special Jakarta Memilih’ yang mengulas tiap pasangan calon gubernur. Harian nasional Kompas membuat sebuah section khusus ‘Kandidat’ yang menampilkan calon Adang-Dani dan Foke-Prijanto . Artikel yang dimuat dibuat oleh tim sukses masing masing cagub dan dilengkapi juga dengan analisa psikologis dari Fak Psikologi Universitas Indonesia.

Debat publik juga sering digelar oleh berbagai institusi. Tapi beberapa debat publik ini tidak dihadiri oleh pasangan Foke-Prijanto, sehingga lebih mirip penyampaian misi-visi dari pasangan Adang-Dani. Seminggu menjelang pemilihan, KPUD Jakarta mengadakan debat kandidat yang dihadiri oleh kedua cagub. Dari debat ini nampak bahwa Adang adalah model pemimpin yang pekerja. Setiap pertanyaan dijawab dengan pernyataan yang taktis dan praktis. Sedangkan Dani, calon wakilnya, adalah model pemikir dan pekerja keras. Foke nampak sebagai seorang birokrat sejati. Setiap pertanyaan dijawab dengan sangat diplomatis dan kadang bertele. Sedangkan wakilnya, Prijanto, belum banyak terekspose karena Foke lebih mendominasi dan tidak memberi kesempatan bicara.

Perang spanduk kampanye tidak kalah serunya. Tim sukses Foke-Prijanto mengedepankan keberagaman dan pengalaman Foke di pemerintahan. Karena mereka didukung oleh banyak partai sehingga baliho dan flyier mereka lebih warna warni. Sedangkan tim sukses Adang-Dani, yang menamakan diri relawan oranye, lebih agresif menyerang tema kampanye yang diusung tim lawan. Sehingga tema kampanye lebih mirip sebagai perang kata kata disepanjang jalan di Jakarta.

Hari pemilihan, Rabu 8 Agustus 2007 ditetapkan oleh Depdagri sebagai hari libur khusus untuk wilayah Jakarta. Hanya sektor keuangan, seperti bursa dan perbankan, saja yang masih beraktifitas seperti biasa. Padahal tidak semua pekerja Jakarta tinggal di Jakarta. Belum lagi bisnis yang mempunyai banyak cabang di luar Jakarta, haruskah mereka libur juga? Bagaimana jika cabang di daerah ingin melakukan konsolidasi ke kantor pusat di Jakarta, sedangkan di kantor pusat Jakarta tidak ada seorangpun yang hadir. Tidakkah kebijakan ini dapat menghentikan roda ekonomi secara nasional karena Jakarta adalah pusat ekonomi dan bisnis Indonesia. Kenapa hari pemilihan tidak dipilih Selasa supaya Senin diberikan libur nasional, atau hari Kamis dan liburnya bisa disambung sampai Minggu?

Lembaga survei mengungkapkan, meskipun banyak golput pasangan Foke-Prijanto akan unggul sekitar 51-56%. Tapi suara warga di bilik suara tidak ditentukan oleh presentase survei. Kedua pasangan mempunyai peluang yang sama untuk menang. Apalagi dengan dukungan informasi yang diberikan media cukup melimpah untuk dijadikan pertimbangan warga sebelum menentukan pilihan. Yang pasti, siapapun pasangan yang menang menjadi gubernur harus dapat mewujudkan janji janji mereka selama kampanye. Tidakkah mereka ingat bagaimana antusias masyarakat ketika ikut kampanye. Mereka rela berpanas panas sambil meneriakkan yel yel kemenangan. Hari ini warga rela datang ke tempat pencoblosan untuk memberi suara. Jika setiap pengorbanan warga ini hanya dibalas dengan kinerja yang buruk dan perilaku korupsi, sebaiknya tidak usahlah mencalonkan diri jadi gubernur.

Dan, … Jakarta memilih, … (ir/wp)

Kategori: Jakarta
Ditandai: ,

Biaya Pendidikan Tinggi Negeri (Juga Mahal)

Jumat, 3 Agustus 2007 · & Komentar

Hari ini adalah waktu pengumuman hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) 2007. Semua calon mahasiswa menunggu hasil SPMB dengan hati was was, termasuk seorang sepupu saya. Bagaimana tidak was was, hari ini nasib mereka (dan selanjutnya) akan ditentukan. Apakah akan berkuliah di peguruan tinggi negeri yang penuh gengsi dengan biaya murah. Atau harus menerima kenyataan, harus berkuliah di perguruan tinggi swasta yang mahal dan kadang dicibir lulusan PTN.

Semalem, sepupu meminta saya untuk mengecek kelulusannya melalui internet. Meskipun hasil pengumuman juga dikabarkan melalui koran esok harinya, tapi dia ingin mengetahui lebih dahulu. Dan lagi, pengumuman yang ada dikoran dicetak dengan huruf extra kecil yang dapat menyebabkan sakit mata ketika mencari 10 digit no peserta.

Di situs SPMB yang sangat ringan/sederhana hanya tersedia sebuah isian untuk memasukan no peserta dan sebuah tombol. Halaman hasil pencarian juga hanya menyebutkan no peserta yyy diterima di prgram studi zzz. Panitia penyelenggara pengumuman mungkin sudah belajar dengan kemacetan akses yang sempat terjadi pada pengumuman SPMB tahun sebelumnya.

Hasilnya, sepupu saya diterima di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya. Iseng iseng saya coba jalan jalan ke unibraw. Ada satu halaman yang membuat saya kaget. Di halaman untuk mahasiswa baru ada informasi bahwa untuk biaya yang harus dibayar mahasiswa baru FIA pada semester pertama adalah 7 juta rupiah. Dan uang kuliah tiap semesternya hingga mencapai 2,5 juta rupiah.

Dari halaman itu pula saya mengetahui bahwa SPP per semester untuk mahasiswa angkatan 2007 berkisar antara 1,5 juta (fak. pertanian) sampai dengan 3 juta (fak. pendidikan dokter). Saya sungguh terkejut dengan informasi ini, karena sejauh yang saya tahu biaya kuliah di PTN tidak lebih dari sejuta tiap semester. Cerita dari adik ipar saya yang sejak tahun 2000 kuliah di FTK UNS juga hanya membayar 400 ribu setiap semester.

Memang biaya yang harus dibayar masih lebih kecil dibanding dengan di PTS. Di sekolah tempat saya kuliah dulu, kabarnya sekarang mematok angka 11 juta untuk pembayaran pertama dan 4 juta untuk biaya per semesternya. Mahasiswa PTS harus mengganti semua biaya (SPP dan SKS) yang dikeluarkan oleh institusinya, sedangkan di PTN sebagian biaya itu (biaya SKS) dibebankan ke pemerintah sebagai subsidi pendidikan.

Jika kuliah di PTN harus membayar semahal ini, apa bedanya dengan kuliah di PTS? Jangan jangan PTN hanya menjual nama dan gengsi saja?(ir/wp)

Artikel lain:
Mahalnya Biaya Pendidikan Anak (Usia Dini)

Kategori: Tak Berkategori
Ditandai: