Buruknya kualitas acara tv aerial nasional, mendorong kita mencari alternatif saluran yang aman dan sehat untuk keluarga. Berlangganan tv berbayar pun tidak menjadi soal. Televisi aerial adalah siaran tv yang dipancarkan secara cuma cuma ke udara dan ditangkap dengan antena. Tapi pilihan layanan tv berbayar juga sudah banyak sekali. Ada yang menggunakan media kabel adapula yang menggunakan media satelit. Masing masing dengan kelebihan dan kekurangannya.
Tv berbayar dengan media kabel tidak memerlukan peralatan tambahan apapun untuk berlangganan. Sebuah kabel dapat di sharing menjadi beberapa tv, dan masing masing tv dapat memilih acaranya sendiri. Siaran yang dipancarkan masih berupa sinyal analog tapi beberapa sudah menggunakan sinyal digital sehingga kualitas gambar dan suaranya lebih baik. Beberapa provider memberi nilai tambah layanan internet melalui sebuah modem.
Ketersediaan layanannya tergantung jaringan kabel yang dimiliki provider. Jika kabel belum digelar di sebuah daerah, maka daerah itu tidak dapat dilayani. Kendala besar lain adalah keamanan kabel. Kabel yang ditanam ditanah rentan terhadap gangguan dari luar misalnya terputus oleh cangkul atau galian. Kabel yang dibentangkan melalui tiang juga rentan putus disebabkan oleh pohon tumbang.
Layanan tv berbayar dengan media kabel dilayani oleh kabelvision, telkomvision, im2 . Masing masing provider memiliki daerah jangkauan dan tawaran saluran yang berbeda. Periksa ke websitenya untuk informasi lebih detil.
Media yang lain adalah satelit. Provider memancarkan siarannya ke satelit (milik sendiri atau sewa) dan pelanggan di bumi menerima siaran satelit melalui decoder. Karena menggunakan satelit, layanan tv berbayar jenis ini bisa dinikmati dimana saja sejauh dijangkau oleh satelit penyedia. Siaran yang dipancarkan sudah menggunakan sinyal digital sehingga gambar, suara yang diterima bagus. Selain siaran tv juga dapat disisipkan siaran radio satelit dan informasi tambahan lainnya.
Untuk dapat menikmati layanan tv satelit, pelanggan harus memasang satellite dish dan decoder untuk masing masing tv. Ukuran satellite dish sekarang sudah cukup kecil dan ringkas. Tidak lagi menggunakan model mesh yang menyerupai saringan dengan diameter 2-5 meter seperti dulu tapi cukup dengan model dari bahan solid dengan diameter kurang dari 1 meter. Sebuah dish hanya dapat melayani 1 decoder. Sehingga jika ingin berbagi dengan beberapa tv, masing masing tv harus dipasang decoder karena perubahan saluran dilakukan melalui decoder. Karena dipancarkan melalui udara, siaran tv satelit menjadi rentan terhadap cuaca dan gangguan elektromagnetik, misalnya sinyal radio.
Layanan tv berbayar melalui satelit dilayani astro, indovision, telkomvision, im2 . Masing masing provider memiliki paket dan tawaran saluran berbeda beda. Periksa ke websitenya untuk informasi lebih detil.
Astro vs Indovision
Astro dan Indovision merupakan 2 pemain besar tv satelit di indonesia. Masing masing beroperasi pada satelit yang berbeda. Astro menggunakan Ku-band melalui satelit Measat-2, sedangkan indovision menggunakan S-band melalui satelit Cakrawarta.
TV satelit umumnya dioperaskan di Ku-band dan C-band, sedangkan S-band banyak digunakan oleh militer. S-Band beroperasi pada freq 2-4 GHz, sedangkan C-Band pada freq 4-8 GHz dan Ku-Band pada freq 12-18 GHz.
Indonesia yang beriklim tropis memiliki curah hujan yang cukup tinggi, sehingga siaran di Ku-Band sering terganggu. Itulah sebabnya siaran Astro sering terganggu ketika mendung atau hujan. Siaran Indovision juga akan terganggu jika dilewati transmisi wifi yang menggunakan freq 2,4GHz.(ir/wp)
24 tanggapan so far ↓
irvan132 // Rabu, 19 September 2007 pada 19:58 |
kalo gw masih pake tv kabel, soalnya bisa di-sharing ama yang laen. patungan lebih murah.
-IT-
Indra // Kamis, 20 September 2007 pada 11:13 |
Itu kelebihan utama tv kabel dibanding yg satelit. Mo di sharing berapapun bisa, asal sinyalnya masih cukup kuat. Dulu di kosan juga begitu, langganan sih cuman satu, tapi ternyata kabelnya berderet ke seluruh kamar kos.
bima // Selasa, 25 September 2007 pada 1:14 |
Tv satelit, jadi bisa ikut nerima siaran dari negara-negara tetangga. Tapi ini di Jerman sih, kalau di Indonesia gak tau bisa ikut nerima siaran negara lain.
Lagian kalau masalahnya biaya bulanan, cukup nambah CAM ke dekoder, jadi bisa nonton ’scrambled channel’, walaupun harus sering2 update key
Oya, satu dish bisa melayani lebih dari satu decoder, tergantung LNB-nya. Disini setahu saya ada LNB 8 steker. Itupun masih bisa di-multiplexing. Tapi harus beli multiplexer-nya.
Tv kabel digital di Indonesia tetap menggunakan dekoder kan?
osinaga // Selasa, 2 Oktober 2007 pada 15:53 |
hhmm..jadi nya enak mana ya mas? kabel atau satelit?
Indra // Kamis, 4 Oktober 2007 pada 16:57 |
Bima:
tv kabel yang digital di Jakarta baru first media yang lagi gencar jualan. Belum jelas juga pake dekoder tambahan atau tidak
Indra // Kamis, 4 Oktober 2007 pada 17:00 |
osinaga:
Saya sendiri lebih senang kabel. Tapi kalau belum ada kabel yang lewat depan rumah, satelit juga tidak masalah.
Masing masing ada plus/minus-nya
Mengantar Pemudik Ala Nusantara « Indra Riawan // Jumat, 2 November 2007 pada 7:21 |
[...] kayu kusam. Diruang ini saya dapat duduk di kursi yang nyaman. Dua buah tv plasma memutar tayangan tv berlangganan dari Astro menemani menghilangkan kebosanan. Diujung sebelah kanan disediakan check in counter [...]
alvin // Senin, 12 November 2007 pada 19:42 |
astro kembali menghebohkan…..
dengan meluncurkan promo barunya..yaitu VS
Prog VS adalah berlanggan astro dengan metode pembayaran iuran dengan Auto debet Visa Credit Card (semua Bank)
Benefit : pelanggan akan mendapatkan gratis paket film yaitu SINEMA (HBO, CINEMAX, STARMOVIE) Selama 12 bulan…..
Untuk Informasi dan berlangganan Hub :
Alvin
021-91362347
0818-860-722.
Buruan jangan ketinggalan,,,,!!!
Untuk 1000 Pelanggan pertama akan mendapatkan MP4 Player Samsung………
ASTRO HIDUP PENUH WARNA….!!!
zarkasih // Jumat, 21 Maret 2008 pada 18:59 |
Setau saya semua tv kabel digital membutuhkan decoder,karena kebanyakan tv hanya memiliki inputan berupa sinyal analog.
waluyo // Senin, 21 April 2008 pada 14:33 |
kalau menurut saya semua tayangan yang ada di indonesia ini semua bagus dari yang satellite maupun yang kabel, hanya aja orang condong dengan harga yang miring.
smongko // Rabu, 23 April 2008 pada 2:30 |
saya kepengen mendirikan tv kabel tp gk tau bgimana caranya?butuh dana berapa untuk satu komplek perumahan.alat alat nya dari mana kita belinya?
Three // Selasa, 27 Mei 2008 pada 14:57 |
Wah baru masang Indovision dirumah cuma lagi bingung mau dishare kekamar harus tambah decoder & biaya lagi! Ada yg tau ga caranya gimana sharing kebeberapa TV tanpa biaya tambahan ke providernya?
Pojok Kampung Dan Bandar Jakarta « Indra Riawan // Jumat, 6 Juni 2008 pada 12:45 |
[...] tv lokal dapat mengangkat kembali budaya lokal yang tidak tersentuh oleh jaringan tv nasional . Tv lokal juga dapat mengenalkan budaya lokal ke anak anak, karena muatan lokal di kurikulum [...]
Randy // Selasa, 19 Agustus 2008 pada 8:23 |
MAU NONTONLIGA INGGRIS……!!
Saksikan pertandingan liga inggris yang seru Hanya di AORA TV .
BIAYA BERLANGGANAN Rp. 1.7 jt untuk 1 tahun (Sudah termasuk Biaya berlanggan 1 tahun paket liga inggris, biaya pemasangan, deposit dekoder*)
Informasi lebih lanjut Hub :
Randy di : 0856 805 1127
*Uang deposit dikembalikan apabila berhenti berlangganan.
Randy // Selasa, 19 Agustus 2008 pada 8:25 |
Bingung Mau Berlanggan AORA TV..??
Kami bisa menbantu anda, Proses pemasangan dan aktivasi cepat.
Hub : Randy (0856 805 1127)
Cepat..cepat jangan sampai terlambat….!!
Persediaan Terbatas.
kiki // Sabtu, 23 Agustus 2008 pada 2:55 |
gilak apa bayar 1 taun langsung, itu pemerasan namanya
Bangkit Suherman // Minggu, 5 Oktober 2008 pada 8:41 |
bapak/ibu yth…
saya mau tanya dan mohon penjelasan untuk herga sewa satelit untuk siaran tv lokal, kami bermaksud bersiaran melalui satelit indosat atau palapa c2.
berapakan harga sewa per tahunnya?? dan kemana kami mesti menguhubungi…
terimakasih…
penjelasannya sangat kami tunggu di :ganteng_bangkit@yahoo.com terima kasih sebelumnya.
kami sangat mengharapkan penjelasannya
romy // Kamis, 16 Oktober 2008 pada 19:07 |
ada artikel tentang teknologi tv satelit di
http://komputerblog.com/2008/10/07/bagaimana-tv-satelit-bekerja/
-selamat membaca-
nurul // Selasa, 23 Desember 2008 pada 14:56 |
saya tinggal di BLITAR
saya mau berlangganan tv kabel ataupun tv satelit, tp tdk tau gmn caranya..
tolong dong bg2 informasinya tentang bayaran tiap bulan,agen pemasangan.. smuanya lah…
email:pradah_77@yahoo.com
thank”s informasinya.
nurul // Rabu, 24 Desember 2008 pada 9:15 |
hai smua…
ku mau tny..siapa kah yg tau dmn pengusaha tv kabel di kota BLITAR, klo ada yg tau bg2 dong informasinya.. please…
Budiarno // Rabu, 7 Januari 2009 pada 21:08 |
tapi lebih enak pake parabola biasa aja, khan bisa dikasih motor biar gerak sana sini… palingan yg dicarikan channel2 film dan sport yang ternyata masih bisa ditonton gratis… kalo channel xxx khan ada juga langsung ke Yamal 202, atau pake flysoftcam buat Telstar 18 Test 1234
salam,
http://www.forumsatelit.com
INDOVISION // Rabu, 7 Oktober 2009 pada 7:17 |
SAKSIKAN LIGA INGGRIS HANYA DI INDOVISION TOTAL 370 PERTANDINGAN
BERLANGGANAN HUB:08562513814 ( JOKO )
INDOVISION // Rabu, 7 Oktober 2009 pada 7:25 |
Mau berlangganan INDOVISION!!
Hub: Joko (0856 2503 814)
Hadirkan tayangan-tayangan yg mendidik bagi putra-putri di rumah anda!
sewa mobil di bali // Senin, 23 November 2009 pada 11:37 |
Gw mau coba astro ah, tapi dah keburu tutup, palingan indovision aja dwechhh