Telkom semakin serius menggarap sektor keuangan. Jika awalnya hanya menjadi penyedia jasa jaringan suara, kini Telkom (TLKM) semakin serius menggarap sektor ini. Langkahnya dengan mendirikan perusahaan penyedia transaksi hingga mengakuisisi Sigma.
Tahun 2005 lalu, Telkom memperoleh hak penyediaan layanan data bagi jaringan kliring Bank Indonesia (SKN BI). Sebagai penyedia utama, Telkom menyediakan sambungan data dari BI ke seluruh bank.
Tahun 2007, Telkom melalui anak usahanya, Multimedia Nusantara (Metra), mendirikan perusahaan penyedia transaksi keuangan. Metra bersama dengan Mekar Prama Indah, perusahaan milik Yayasan Kesejahteraan Karyawan Bank Indonesia, mendirikan Finnet Indonesia. Finnet di proyeksikan menjadi penyedia layanan pembayaran terintegrasi. Pada tahap awal, finnet menangani pembayaran tiket penerbangan.
Berita paling akhir, Telkom melalui Metra melanjutkan ekspansinya dengan mengakuisisi Sigma pada awal tahun 2008. Sigma Cipta Caraka adalah penyedia layanan perbankan terbesar dengan berbagai bisnis unit. Selain aplikasi, Sigma juga menyediakan sdm ti hingga datacenter. Sebuah datacenter baru bahkan baru saja dioperasi kan di Surabaya. Selain itu, Sigma juga memilik perusahaan pengembang Sigma Karya Sempurna(BaliCamp) dan perusahan penyedia internet IndoNet .
Dari jumlah bank pengguna, Sigma menguasai 23% pasar core banking diatas kompetitornya Collega Inti Pertama, Multipolar, Terra Data Megah, Silverlake, My SIS, ICBS dan Infosys. Untuk core baking syariah, Sigma bahkan menguasai 38% pasar jauh diatas kompetitornya Olibs, Bank Vision, My SIS, Infopro.
Metra sepertinya akan dijadikan Telkom sebagai perusahaan utama untuk melayani sektor keuangan. Akankah Telkom berjaya di lahan baru ini?(ir/wp)
3 tanggapan so far ↓
Pilih dibeli Google atau Telkom? « Coding My Ideas // Selasa, 22 Januari 2008 pada 8:36 |
[...] TELKOM makin serius garap bisnis transaksi keuangan. [...]
indra1082 // Selasa, 12 Februari 2008 pada 10:37 |
Sebagai yang terbesar seharusnya Telkom lebih murah biar lebih OK…
Neorevo // Selasa, 12 Februari 2008 pada 10:38 |
Good Articel