Indra Riawan

Masukan dari Oktober 2008

Virtualisasi

Jumat, 31 Oktober 2008 · 1 Komentar

Virtualisasi barangkali adalah buzz-word paling populer di tahun 2008. Gartner memprediksi, virtualisasi akan menjadi teknologi yang banyak diambil dalam rencana strategis perusahaan di tahun 2009.

Konsolidasi server di datacenter menjadi alasan utama virtualisasi. Biaya listrik yang mahal untuk catudaya dan pendinginan mengakibatkan pengelolaan banyak server menjadi tidak murah. Virtualisasi memudahkan deploy-and-destroy untuk keperluan pengujian dan pengembangan aplikasi. Virtualisasi juga menawarkan pengelolaan DRC yang mudah.

Jika ingin mencoba merasakan virtualisasi, di pasar tersedia banyak software yang free ataupun yang opensource. Vendor virtualisasi paling populer, VMware, menyediakan VMware Server 2. Microsoft juga mempunya produk Virtual Server 2005. Sun tidak mau ketinggalan dengan meluncurkan produk VirtualBox. Atau jika ingin mencoba lebih lanjut model bare metal yang os independent, sehingga dapat dijalankan tanpa menginstal dulu sistem operasi. Misalnya dengan VMware ESXi, Microsoft Hyper-V Server 2008, atau proyek Xen yang didukung oleh Citrix.

Bingung memilih teknologi virtualisasi, di wikipedia ada artikel yang membandingkan teknologi virtualisasi yang ada. Di Techrepublic juga ada artikel yang membandingkan beberapa vendor virtualisasi .

Dulu, tahun 2002-an, saya menggunakan vmware untuk membangun aplikasi yang akan dihosting di server Windows NT. Karena tidak memiliki server NT, akhirnya saya menginstall NT di atas Windows 2000 pro dengan vmware. Sekarang, sebuah VMware Server ada di test-bed untuk dicoba kemampuannya dengan lingkungan di kantor. Tapi untuk beralih sepenuhnya ke virtualisasi, saya masih ragu ragu. Apakah anda sudah mengimplementasi virtualisasi? (ir/wp)

Kategori: Datacenter
Ditandai: , , ,

Geni, Jejaring Sosial Untuk Keluarga

Senin, 27 Oktober 2008 · & Komentar

Situs jejaring kian populer. Dari jejaring pertemanan Friendster dan Facebook, jejaring profesional dan pekerja di linkedIn sampai jejaring untuk musik dan hiburan di mySpace. Lalu bagaimana dengan jejaring keluarga?

geniAdalah Geni, situs jejaring baru untuk keluarga. Geni adalah situs untuk membangun pohon keluarga (family tree). Didirikan Januari 2007 oleh orang orang yang pernah membesarkan PayPal, eGroups dan eBay.

Dengan menggunakan aplikasi flash, antarmuka Geni sangat responsif dengan akses cepat. Kita dapat mengupload foto, video, melakukan diskusi dan saling berkirim pesan. Juga dilengkapi dengan peta yang terintegrasi dengan Google Map.

Yang paling mengesankan adalah fitur timeline, event dan calendar. Dengan fitur ini kita bisa melihat perjalanan keluarga dari waktu ke waktu. Atau menambahkan aktifitas yang akan dilakukan bersama. Mengirim undangan dan reminder untuk acara aqiqah anak bisa dilakukan dengan mudah sekali. Untuk fitur keamanan, profil Geni hanya bisa diakses oleh orang orang yang profil nya ada di pohon keluarga itu.

Sudahkah Anda membangun pohon keluarga Anda?(ir/wp)

Kategori: Tak Berkategori
Ditandai: ,

Dibayar Untuk Membaca Iklan

Jumat, 24 Oktober 2008 · 1 Komentar

Indosat meluncurkan layanan baru yang memungkinkan pengguna telepon mendapatkan uang dari setiap sms yang diterima. Layanan bernama i-klan ini akan memberikan 50 rupiah untuk setiap sms iklan yang diterima. Sistem dibuat untuk hanya mengirim iklan pada waktu waktu tertentu saja. Maksimal sms yang bisa diterima adalah 5 sms per hari, jadi maksimal pendapatan dari iklan ini adalah 250 rupiah per hari.

Tahun 90an model bisnis seperti ini juga pernah ada di internet. Ada yang menawarkan untuk menerima email iklan dan dibayar untuk setiap email yang diterima. Ada juga yang mengharuskan memasang aplikasi tertentu yang akan menampilkan iklan ketika sedang berselancar internet.

Tapi efektifkah beriklan dengan cara seperti ini? Rasanya tidak, pengguna (penerima sms atau email) akan cenderung langsung menghapus pesan yang diterima tanpa membacanya terlebih dahulu. Karena tujuan mereka adalah menerima pesan, bukan membaca pesan.

Iklan di buku kuning justeru lebih efektif. Orang yang membuka buku kuning pasti sedang mencari nomor kontak suatu produk.(ir/wp)

Kategori: Tak Berkategori
Ditandai:

DDS vs LTO

Senin, 13 Oktober 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Media penyimpan tape masih banyak digunakan. Terutama untuk media penyimpanan backup database. Media tape digunakan karena lebih handal dibanding dengan media disk atau CD/DVD. Selain itu, kapasitas yang besar juga membuat tape menjadi pilihan utama. Terdapat 2 format media simpan dengan tape yaitu DDS dan LTO.

LTO vs DDSDigital Data Storage (DDS) mengambil format yang sama dengan Digital Audio Tape (DAT) yang dulu digunakan stasiun radio untuk menyimpan koleksi lagu. Format ini dikembangkan oleh Sony dan HP, itu sebabnya di pasar hanya tersedia drive dan cartridge dari merek Sony dan HP. DDS telah berkembang dari DDS1 (1,3 GB), DDS2 (4 GB), DDS3 (12 GB), DDS4 (20 GB). Selanjutnya HP mengembangkan DAT72 (36 GB) dan DAT160 (80 GB).

Linear Tape Open (LTO) merupakan format terbuka yang kenalkan oleh Seagate, HP dan IBM. LTO dikembangkan setelah generasi DDS dan dimaksudkan sebagai pengganti format DDS untuk menangani kapasitas yang lebih besar. LTO telah berkembang dari LTO1 (100 GB), LTO2 (200 GB), LTO3 (400 GB), LTO4 (800 GB).

Jika masih bingung akan menggunakan DDS atau LTO, HP menyediakan alat untuk membantu pemilihan produk tape. Anda sendiri membackup ke media apa?(ir/wp)

Kategori: Teknologi Informasi
Ditandai: , , , , , ,

Contact Us

Kamis, 9 Oktober 2008 · & Komentar

Hampir semua website menyediakan halaman kontak. Halaman kontak umumnya berisi alamat surat, telepon dan email yang bisa dihubungi. Masalahnya apakah halaman ini diberdayakan? Banyak website yang meremehkan halaman ini. Sekali dibuat dan ditinggal begitu saja.

Saya ada 2 pengalaman dengan halaman kontak. Pertama, dengan sebuah perusahaan bis ketika saya hendak mencari informasi tentang pemesanan tiket. Beberapa menit setelah email terkirim saya langsung mendapat jawaban, ternyata ini auto responder yang otomatis menjawab ketika sebuah email diterima. Beberapa jam kemudian baru jawaban email sebenarnya saya terima.

Beberapa minggu lalu saya menghubungi sebuah perusahaan cat, dengan maksud meminta salinan katalog warna dari produk mereka. Beberapa jam kemudian sebuah katalog masuk ke inbox saya. Kedua perusahaan sudah berusaha memberikan layanan terbaiknya dengan menjawab email dari saya.

Auto responder sebenarnya tidak perlu ada, karena konsumen lebih menyukai jika email mereka dijawab manusia bukan mesin. Sehingga mereka merasa lebih dimanusiakan bukan dimesinkan. Materi yang digunakan untuk pemasaran baik berupa profil produk, presentasi, katalog atau apapun sebaiknya sudah tersedia untuk didownload. Tentu sangat merepotkan jika pelanggan harus mengontak untuk mendapatkan sebuah katalog.

Oh, ya. Saya juga menyediakan halaman contact me jika anda hendak menghungi saya.(ir/wp)

Kategori: Tak Berkategori
Ditandai: ,

Link September 2008

Senin, 6 Oktober 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Kategori: Tak Berkategori
Ditandai: