Surabaya Samator berhasil memboyong juara Proliga Voli setelah mengalahkan juara bertahan Jakarta P2B Sananta. Pertandingan final diselesaikan 3 set langsung dengan skor 25-18, 29-27, 25-22.
Meski tanpa diperkuat pemain asing, Samator tetap mengendalikan permainan bahkan sejak poin pertama. Variasi bola open-spike, quick-smash silih berganti menghantam Sananta. Didi Irwandi telah memainkan perannya sebagai setter dan captain dengan baik. Dukungan dari supporter pun tidak tanggung tanggung. Lap tenis indoor berhasil di putih-biru kan pendukung Samator.
Samator kembali menjadi juara setelah juga menjuarai Proliga tahun 2004, 2007. Tahun 2008 Samator memilih mengundurkan diri di tengah babak pertengahan karena berselisih dengan panitia.
Kampanye
Musim 2009 yang digelar hampir bersamaan dengan musim kampanye parpol sedikit banyak berimbas ke gelaran Proliga. Babak semi final yang rencananya di gelar di Solo terpaksa dipindah ke Magetan karena tidak mendapat izin dari Kepolisian Solo. Pertandingan di Magetan pun digelar tanpa penonton dan liputan media. Babak final sendiri yang biasanya digelar di Istora Senayan terpaksa dipindah ke Lapangan Tenis Indoor Senayan yang lebih kecil.
Ada sedikit yang agak aneh dengan kostum Samtor yang berwarna biru-putih. Klab yang memiliki nama lengkap Surabaya Samator ini hanya menulis Samator di lengan kiri dan SBY di lengan kanan. Bukan “Surabaya”, seperti biasa ditulis. Apakah ini artinya Samator mendukung SBY?(ir/wp)