Rencana Pemulihan Dari Bencana (Disaster Recovery Plan, DRP)

Bencana dapat merugikan bahkan menghentikan aktivitas bisnis sebuah perusahaan karena fasilitas TI tidak dapat digunakan. Bencana meliputi kebakaran, banjir, gempa atau kejadian lain yang menimbulkan bahaya bagi manusia.

Ketika banjir besar di Jakarta Pebruari 2007 kemarin, sentral telepon Telkom di Semanggi sempat tenggelam dan tidak dapat digunakan selama beberapa hari. Bagaimana jika seandainya perusahaan memiliki server yang di-hosting di Telkom Semanggi? atau jaringan data antar kantor hanya mengandalkan jaringan dari Telkom yang kebetulan melewati sentral Semanggi? Berapa besar kerugian perusahaan karena tidak dapat menjalankan bisnisnya? atau Berapa besar kerugian karena perusahaan tidak dapat melakukan konsolidasi dengan cabang?

Untuk mengurangi kerugian yang diakibatkan oleh bencana perlu disusun sebuah rencana pemulihan dari bencana atau lebih dikenal dengan Disaster Recovery Plan(DRP). Dalam scope kecil, bagian TI dapat menyiapkan rencana DRP untuk layanan TI saja. Misalnya, kesiapan server backup, ketersediaan telepon cadangan jika jalur komunikasi utama mati. Dalam skala yang lebih besar perusahaan dapat menyiapkan DRP secara menyeluruh. Mulai dari ketersediaan personel, ruang kerja pengganti, hingga prosedur manual yang akan dikerjakan jika sistem otomatis tidak dapat berjalan.

Berikut beberapa hal yang harus dilakukan dalam penyusunan DRP:

Persiapan
Lakukan persiapan dengan mengidentifikasi dan menyimpan seluruh data dan file yang diperlukan jika terjadi bencana.

  • Lakukan Backup
    Lakukan backup baik file komputer maupun dokumen kertas. Seluruh divisi harus mempunyai daftar file dan dokumen yang dibackup.
  • Pindahkan Backup
    Simpan hasil backup (elektronik maupun dokumen kertas) ditempat terpisah. Jangan simpan backup ditempat yang sama. Jika memungkinkan, simpan backup di 2 tempat berbeda.
  • Tunjuk Orang Orangnya
    Pada saat bencana yang ada hanyalah kepanikan. Diperlukan organisasi yang jelas dalam penanganannya, siapa yang memegang kendali perusahaan, siapa yang akan memobilisasi personel, siapa yang menyiapkan fasilitas pengganti dan sebagainya.
  • Buat Daftar Kontak
    Buat daftar yang memuat daftar nama, bagian, no telepon rumah, no telepon seluler setiap pejabat manajemen. Masukkan juga contact person dari vendor setiap aplikasi yang digunakan.
  • Perbarui DRP
    Perbarui setiap perubahan prosedural, personel, dokumen, kontak. Lakukan pembaruan secara rutin/berkala, misalnya 2 kali setahun. DRP yang tidak update akan menyusahkan kita jika benar benar terjadi bencana, karena tidak mengacu pada kondisi paling mutahir.

Masa Tanggap Bencana
Pada saat terjadi bencana prioritas paling utama adalah keselamatan seluruh personel, berikutnya menyiapkan operasional perusahaan.

Jika bencana terjadi pada jam kerja, evakuasi seluruh personel keluar dari gedung. Setelah berada ditempat aman, kelompokkan personel (bisa berdasarkan divisi atau berdasarkan lantai) untuk dihitung dan dipastikan semua sudah selamat.

Jika bencana terjadi diluar jam kerja, divisi pengelola gedung (satuan pengaman yang menjaga fasilitas 24jam) menghubungi pejabat yang ditunjuk bertanggung jawab atas DRP. Selanjutnya pejabat ini yang akan mengendalikan aktifitas berikutnya.

Pengumuman Atas Status Darurat
Setelah dipastikan seluruh personel dalam kondisi baik, dan personel yang menjadi korban di evakuasi, penanggung jawab DRP mengumumkan status darurat. Seluruh personel diharapkan segera untuk mejalankan proses pemulihan dengan mengacu pada pedoman DRP perusahaan.

Seluruh personel mulai mendaftar seluruh kerusakan yang dialami, apa saja yang hilang, apa saja yang rusak, apakah diperlukan restorasi dari backup. Daftar kerusakan diberikan kepada atasan masing masing untuk dilihat seberapa besar kerusakan yang timbul lalu dihitung berapa lama waktu diperlukan untuk pulih seperti ke kondisi normal.

Lokasi Sementara
Personel mulai menyiapkan segala sesuatu untuk mulai bekerja di lokasi sementara. Lokasi sementara bisa memilih gedung lain atau divisi lain yang tidak terimbas bencana. Fasilitas kerja juga harus disiapkan agar personel dapat segera memulai pekerjaannya.

Personel mulai me-restore file, dokumen, data yang sudah sempat disimpan sebelum kejadian. Setelah proses restore selesai, personel melapor ke atasannya bahwa dia sudah siap untuk bekerja kembali. Laporan ini penting, agar penanggungjawab DRP dapat memprediksi kapan perusahaan secara keseluruhan dapat memulai bisnis kembali.

Bekerja Dalam Kondisi Darurat
Sebelum memulai bekerja dalam kondisi darurat, seluruh personel yang terimbas bencana sudah harus siap dengan data yang sudah di restore, lokasi kerja sementara dan pemahaman yang jelas tentang apa yang akan dilakukan. Selanjutnya para personel dapat memulai bekerja kembali dengan memprioritaskan pekerjaan pada jadwal yang sudah mendekati tenggat.

Manejemen sudah harus mulai memikirkan kelangsungan bisnis. Apakah cukup bertahan di lokasi sementara untuk beberapa waktu. Atau harus segera pindah ke lokasi permanen yang baru.

Kelangsungan Bisnis
Meskipun perusahaan sudah berjalan, tapi dalam kondisi darurat, tapi menejemen sudah harus memikirkan untuk melanjutkan bisnis dilokasi yang baru. Apakah lokasi yang baru akan menempati lokasi yang lama, atau harus berpindah ke lokasi lain.(ir.wp)

Iklan

5 responses to “Rencana Pemulihan Dari Bencana (Disaster Recovery Plan, DRP)

  1. Ping-balik: Data Center Untuk Pemerintah « Indra Riawan

  2. Ping-balik: Virtualisasi « Indra Riawan

  3. Ping-balik: Tanggap Bencana Ledakan Mega Kuningan 2009 « Indra Riawan

  4. Ping-balik: Pendinginan Datacenter « Indra Riawan

  5. Saya ijin mengutip untuk tugas Karya Tulis saya, Insyaallah nama situs ini saya cantumkan di daftar pustaka, Teriima Kasih banyak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s