Biaya Pendidikan Tinggi Negeri (Juga Mahal)

Hari ini adalah waktu pengumuman hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) 2007. Semua calon mahasiswa menunggu hasil SPMB dengan hati was was, termasuk seorang sepupu saya. Bagaimana tidak was was, hari ini nasib mereka (dan selanjutnya) akan ditentukan. Apakah akan berkuliah di peguruan tinggi negeri yang penuh gengsi dengan biaya murah. Atau harus menerima kenyataan, harus berkuliah di perguruan tinggi swasta yang mahal dan kadang dicibir lulusan PTN.

Semalem, sepupu meminta saya untuk mengecek kelulusannya melalui internet. Meskipun hasil pengumuman juga dikabarkan melalui koran esok harinya, tapi dia ingin mengetahui lebih dahulu. Dan lagi, pengumuman yang ada dikoran dicetak dengan huruf extra kecil yang dapat menyebabkan sakit mata ketika mencari 10 digit no peserta.

Di situs SPMB yang sangat ringan/sederhana hanya tersedia sebuah isian untuk memasukan no peserta dan sebuah tombol. Halaman hasil pencarian juga hanya menyebutkan no peserta yyy diterima di prgram studi zzz. Panitia penyelenggara pengumuman mungkin sudah belajar dengan kemacetan akses yang sempat terjadi pada pengumuman SPMB tahun sebelumnya.

Hasilnya, sepupu saya diterima di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya. Iseng iseng saya coba jalan jalan ke unibraw. Ada satu halaman yang membuat saya kaget. Di halaman untuk mahasiswa baru ada informasi bahwa untuk biaya yang harus dibayar mahasiswa baru FIA pada semester pertama adalah 7 juta rupiah. Dan uang kuliah tiap semesternya hingga mencapai 2,5 juta rupiah.

Dari halaman itu pula saya mengetahui bahwa SPP per semester untuk mahasiswa angkatan 2007 berkisar antara 1,5 juta (fak. pertanian) sampai dengan 3 juta (fak. pendidikan dokter). Saya sungguh terkejut dengan informasi ini, karena sejauh yang saya tahu biaya kuliah di PTN tidak lebih dari sejuta tiap semester. Cerita dari adik ipar saya yang sejak tahun 2000 kuliah di FTK UNS juga hanya membayar 400 ribu setiap semester.

Memang biaya yang harus dibayar masih lebih kecil dibanding dengan di PTS. Di sekolah tempat saya kuliah dulu, kabarnya sekarang mematok angka 11 juta untuk pembayaran pertama dan 4 juta untuk biaya per semesternya. Mahasiswa PTS harus mengganti semua biaya (SPP dan SKS) yang dikeluarkan oleh institusinya, sedangkan di PTN sebagian biaya itu (biaya SKS) dibebankan ke pemerintah sebagai subsidi pendidikan.

Jika kuliah di PTN harus membayar semahal ini, apa bedanya dengan kuliah di PTS? Jangan jangan PTN hanya menjual nama dan gengsi saja?(ir/wp)

Artikel lain:
Mahalnya Biaya Pendidikan Anak (Usia Dini)

Iklan

9 responses to “Biaya Pendidikan Tinggi Negeri (Juga Mahal)

  1. hmm..itulah salah satu dampak ikutan konsep PTN BHP dan/atau BHMN. dengan status baru tsb PTN tsb akan berorientasi bisnis utk mencari sumber pendapatan baru.. kalo mo sinis memang kelihatannya pemerintah seakan2 mau lepas tangan dari subsidi PTN. padahal katanya 20% dana APBN adalah utk pendidikan (termasuk subsidi PTN).

  2. Hmm, Unbraw termasuk PT BHMN kah? Atau siap-siap untuk jadi BHMN gelombang II?

    Wah, ternyata mas Indra satu almamater. Saya IF angkatan 21 (th. 99). Kalau STT masih mendingan biayanya di bawah sebagian besar PTS lainnya.

    Salah satu kelebihan PTN (terbaik) adalah kemampuan untuk menarik calon mahasiswa terbaik, mungkin karena faktor biaya atau gengsi, sehingga berpengaruh besar terhadap kualitas lulusan dan proses belajar.

  3. Kalau masalahnya sumber pendanaan untuk operasional PT, kenapa tidak model subsidi silang. Model 80:20 misalnya, 20% mahasiswa diharuskan membayar 80% biaya dan 80% mahasiswa sisanya cukup membayar 20% biaya pendidikan.

    Karena ketika biaya pendidikan dinaikkan, otomatis hanya anak dari keluarga berpunya saja yang bisa kuliah. Dan proses peningkatan status keluarga melalui pendidikan tinggi tidak pernah terjadi.

    Sejauh saya tahu, PTN yang ikut BHP/BHMN hanya UI, UGM, ITB dan IPB.

  4. Kalau yang bisa sekolah hanya yang berasal dari keluarga mampu artinya penjajahan di zaman remormasi ini ternyata lebih nyata dibanding penjajahan yang dilakukan Order Baru. Tapi kok perjuangan reformis tidak kedengaran lagi ?…

  5. Mereka hanya ngomongin yang gede gede, pak. Korupsi. Atau kalau tidak, sedang persiapan untuk 2009.

  6. Bismillahirrohmanirrohim….
    Assalamu’alaikum Wr Wb….

    Demi Rabb yang jiwaku dalam genggaman-Nya….
    Saya mohon……
    Tolong disebarkan…….!!!!!

    Jangan pernah takut masuk UI !!!
    Itulah hal yang selalu ingin saya camkan ke benak para putra-putri bangsa yang merasa dirinya minder alias kurang Pe De untuk masuk ke Universitas Indonesia karena keterbatasan ekonomi…..

    UI itu kampus rakyat, adikku…..

    Dari anak guru di banda aceh,
    Bocah kuli tambang di Belitong,
    Penjual pisang goreng di bengkulu,
    Putra kuli bangunan di Jakarta,
    Putri petani di brebes,
    Remaja Nelayan di pesisir papua,
    Atau bahkan seorang yatim-piatu di Makasar,
    Hingga seorang anak tunggal dari presiden direktur Astra Honda Motor…
    SEMUA berHak masuk UI !!!!!!!

    Modalnya Cuma satu !!
    Setelah mengantongi ijazah SMA, MA atau SMK.
    Kamu harus lulus SNMPTN, dan UMB bulan juni ini !!!!

    “Ah, untuk nyari makan aja orangtua ngos-ngosan… Gimana mau biayain kuLiah ???”
    Aku tahu, mungkin itu yang ada dalam benakmu sekarang….

    Tapi skarang saya balik tanya pada dirimu, apabila kamu sudah lulus SNMPTN di UI, dan telah datang hari dimana kamu harus daftar ulang di kampus UI depok, dan kamu tak membawa uang sepeserpun, Apakah KAMU akan diusir begitu saja dari tempat pendaftaran????

    Jawabnya adalah tidak……

    Kamu mempunyai modaL SK Rektor yang berbunyi bahwa tidak ada satupun mahasiswa yang KELUAR karena masalah faktor BIAYA !!!!!

    Jangan terlalu terpengaruh dengan MEDIA yang mengatakan bahwa UI itu mahal !!!!
    Karena para penentu kebijakan di atas sana (rektorat), itu mengetahui bahwa walaupun uang semesteran dinaikan 2 kali, 5 kali, 10 kali lipat pun, mahasiswa yang ingin masuk UI tetap saja banyak !!!!!

    Alhasil, jadilah UI kampus yang bernuansa borjuis. . . .

    Aku beri data yang valid yah…
    (ya Allah, tolonglah hambaMU ini, agar Rektorat tidak men-DO saya karena membocorkan informasi ini…..)

    Contohnya Fakultas TEKNIK (fakultas dimana saya kuliah sekarang….)

    43 % Calon mahasiswa FT angkatan 2007 tidak benar-benar membayar Uang pangkal sebesar 25 juta !!!!!!

    Dan saya ingin angka persentase ini dipertahankan atau bahkan harus cenderung naik !!!

    43% mahasiswa ini hanya membayar dengan variasi angka yang beraneka ragam….
    Dari nol (alias tidak membayar UP sama sekali), beberapa ratus ribu, beberapa juta, hingga sampai mendekati angka tertinggi (25 juta)……

    Tergantung dari kesanggupan ekonomi kalian…..

    Sedangkan 57 % sisanya adalah anak-anak yang patut mensyukuri hidup, karena mereka dilahirkan dari latar belakang keluarga yang berkecukupan…..

    Pada saat pendaftaran ulang, kalian akan dibantu kakak2 kalian dari kesma (kesejahteraan mahasiswa) BEM UI, untuk masalah pengadvokasian Uang pangkal ini…….

    Jadi, sok atuh…
    Datanglah beramai2 ke UI tanpa perlu masalah finansial menghalangi…..
    Raihlah cita2mu adik-ku…..

    Ambilah hak kalian untuk belajar di kampus yang menyandang nama negara kita ini…..

    “Oke…, stelah saya di terima di UI, bagaimana saya menyambung hidup ? Duit tidak punya, apalagi UI itu ada di Jakarta, jauh dari kampug…..”

    HIDUP itu Perjuangan, Bung !!!!
    Kamu bisa kuliah sambil kerja !!!!!!
    Bisa kerja sambilan sebagai guru privat, jualan nasi uduk, bisnis pulsa, dagang gorengan, supir taksi, dan masiiih banyak lagi……. Ini adalah proses pendewasaan kamu….. Kamu itu tidak sendirian dalam mengarungi hidup !!!
    Insya Allah kalau kamu memenejemen waktu kamu, kuliah kamu ga bakal keteteran dengan adanya kerja sambilan ini….
    Di jakarta ini banyak sekali ko peluang usaha dan perkerjaan sambilan yang terbuka buat kamu…..

    Simpanlah dalam hatimu….
    La tahzan !!
    Innalaha ma’ana….
    (jangan bersedih karena Allah bersamaku….)

    Oiya, mengenai uang semesteran (baik yg dapat 100ribu s/d 7.5 juta tergantung keadaan ekonomi) saya sudah bilang blom, klo di UI itu ada banyak Beasiswa…..

    Contohnya di Fakultas teknik ituh ada beasiswa
    – Eka tjipta Foundation
    – Mata Air Biru
    – Goodwill Internasional
    – Beasiswa Cendikia (AMIL ZIS UI)
    – Sampoerna Foudation
    – Qatar Internasional
    – Beasiswa Indosat
    – PPA dan BBM
    – Supersemar
    – Beastudi etos (dompet dhuafa)
    – KS4
    – Beasiswa Djarum
    – Co Op
    – Tanoto Foudation
    – Beasiswa Cocacola
    – Total E P
    – Beasiswa Bank Mayapada
    – Dan masi Banyak lagi deeeh, ini pun baru cuma dikit…..
    – Saya ga hapal, karena saya tidak bisa dibilang ‘scholarship seeker’ di kampus.
    – Jumlah kuotanya bisa mencapai ribuan mahasiswa dan tawaran selalu berdatangan dan terbuka sewaktu kita menjalani kehidupan kemahasiswaan…

    Pernah saya denger dari temen saya di Fakultas Hukum, kalau pegawai di bidang mahalum pernah menangis gara-gara mahasiswa yang melamar beasiswa lebih sedikit daripada kuota banyaknya beasiswa…….
    Udah tajir (kaya raya) semua kali mahasiswa di Fakultas itu,…. gak tau dah !

    Jadi, sekarang semua saya serahkan kepadamu adik-ku…..

    Beranikah kamu, untuk merubah hidupmu ???
    Demi ayah, bunda, kakak2, dan adik2mu…..
    Demi Semua warga di kampungmu…
    Demi semua orang2 yang kamu cintai……
    Jikalau Allah telah memberimu kecerdasan otak yang gemilang, sehingga kamu bisa melanjutkan belajar di jenjang yang lebih tinggi…..

    Kenapa kau harus takut ???

  7. kalo besiswa di UNS da pa g YA??????

  8. berpa sich kira-kira biaya ptn dalam 1 tahun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s