Kembali Ke Laptop Tukul

Popularitas Tukul Arwana melalui empat mata kini semakin semakin naik, bahkan mendekati titik jenuh. Jargon yang paling sering di lontarkan adalah “kembali ke laptop” dalam berbagai versi. Laptop, lebih tepatnya notebook, memang menjadi senjata andalannya. Tukul tidak lagi memegang kertas script seperti pembawa acara lain, tapi cukup membaca tulisan dari Tia -salah seorang tim kreatifnya- yang tampil notebooknya.

Nah, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana Tukul dan Tia berkomunikasi? Tim kreatif empat mata memanfaatkan teknologi yang dikenal dengan remote desktop. Remote desktop adalah aplikasi yang memungkinkan komputer mendapatkan tampilan desktop dari komputer lain yang terhubung melalui jaringan. Sehingga seolah olah penggunanya berada di depan komputer itu. Jika kita perhatikan di Empat Mata, notebook Tukul yang berbasis Windows XP selalu menampilkan Notepad. Sementara notebook Tia dibelakang panggung juga menampilkan hal yang sama dengan notebook Tukul. Tia cukup menuliskan script ke Notepad di notebook Tukul, dan Tukul dapat segera membacanya saa itu juga, real time. Maka kadang kita lihat Tukul berteriak, “Tiaaa, pertanyaannya mana?” atau “Ini Tia yang nulis lhoh, bukan saya”.

Pertanyaan selanjutnya, aplikasi apa yang digunakan di empat mata? Ada banyak sekali aplikasi remote desktop. Dari yang standar dari Windows XP, sampai yang open source maupun yang harus dibeli dengan harga mahal. Fiturnya juga bermacam macam, dari yang hanya menampilkan desktop sampai yang memiliki fitur transfer file, restart dan shutdown komputer.

Microsoft Windows
Microsoft telah menyediakan paket Remote Desktop Connection(RDC) pada Windows XP, Windows 2003, Windows Vista. Aplikasi ini memanfaatkan remote desktop protocol yang bekerja di port 3389. Dengan RDC pengguna dapat log on ke komputer lain dan melakukan seluruh aktifitas layaknya mengakses komputer lokal. Pengguna yang logon secara remote dan pengguna yang logon secara lokal tidak dapat berbagi layar. Komputer yang sedang diakses akan memaksa pengguna lokal keluar dan menampilkan layar yang terkunci.

PC Anywhere
PC Anywhere adalah produk remote desktop/remote administration yang dulu cukup populer. Aplikasi ini dibuat oleh Symantec. Kemampuannya untuk melakukan dial in dulu menjadi fitur andalan. Versi lebih baru menyediakan fitur file transfer yang memudahkan upload/download file. Aplikasi ini tersedia untuk Windows, Linux, Mac.

realVNC
RealVNC awalnya dikembangkan oleh AT&T lalu diteruskan oleh realVNC, ltd. RealVNC menggunakan protokol VNC dan bekerja pada port 5900. Aplikasi ini dapat berjalan di Windows, Mac OS, Unix dan Linux dengan berbagai pilihan lisensi, Free Edition, Personal Edition dan Enterprise Edition. Banyak pilihan disediakan di sisi client maupun server untuk menyesuaikan dengan kebutuhan.

Remote Admin
Remote Admin (Radmin) adalah produk remote desktop dari Famatech International Corp. Sampai saat ini Radmin hanya dapat digunakan dilingkungan Windows. Radmin mempunya beberapa tipe koneksi. Full Control, menampilkan display komputer lain dengan kontrol penuh atas mouse dan keyboard. View Only, hanya menampilkan display komputer lain. Telnet, memberikan akses command prompt dari komputer lain. File Transfer, mirip ftp yang memungkinkan pemindahan dari/ke komputer lain. Shutdown, merestart atau mematikan atau memaksa user di komputer lain logoff. Chat (mulai versi 3), memungkinkan pengguna saling berhubungan. Send Message (mulai versi 3), mengirim pop up message ke komputer lain -mirip winpopup.

GoToMyPC
GoToMyPC adalah aplikasi baru untuk kategori ini, itu sebabnya iklannya banyak terlihat di berbagai situs. Aplikasi ini dikembangkan oleh Citrix Systems untuk platform Windows, Linux, Mac. Menyediakan layanan remote desktop melalui internet dengan aplikasi berbasis web. Pengguna yang sudah berlangganan layanan ini dapat logon ke situsnya dan melakukan remote connection ke komputer lain yang sudah di install aplikasi ini.(ir/wp)

Iklan

6 responses to “Kembali Ke Laptop Tukul

  1. Kalau menurut saya sih Thukul dan Tia hanya menggunakan satu komputer dengan dua monitor. Ini lebih sederhana, khan? Tia mengetik di komputernya, tulisannya juga muncul di komputer Thukul… Gampang, khan?

  2. ah kirain bahasa tukulnya… 🙂
    wah bagus kayaknya teknologinya… 🙂

  3. jalansutera:
    Begitu juga bisa. Seperti yang biasa kita lihat di presentasi, notebook presenternya satu tapi bisa tampil di 2 layar sekaligus. Tapi ini membutuhkan sambungan kabel VGA.

    Sedangkan jika menggunakan remote desktop cukup mengandalkan jaringan wifi maka sudah tidak lagi nampak kabel kabelnya.

    Ternyata punya blog di WP juga, pak.

  4. aRul:
    Pengin ngomongin ‘bahasa tukul’ juga, tapi kok belum sreg. Kapan kapan deh crita soal ‘tak sobek sobek’-nya.

  5. Klo menurut saya Tia-Tukul tidak menggunakan Remote Desktop tapi menggunakan program semacam “MaxiVista” atau sejenisnya.

    MaxiVista sendiri adalah program yang bisa mengontrol tampilan layar dari 2 (dua) komputer atau lebih yang terhubung lewat jaringan. dengan ketentuan 1 (satu) komputer sebagai “Primary User” dan komputer lainnya sebagai “Secondary User”.

    Bagi anda yang penasaran anda bisa mencoba program “MaxiVista” tersebut yang bisa anda download di http://www.MaxiVista.com , cuma sayangnya program tersebut sifatnya masih Trial version.

  6. wah, MaxVista bagus juga. Bisa mengirim gambar ke monitor kedua, mirip seperti sedang presentasi dengan 2 proyektor.

    Terima kasih informasinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s