Membaca Nomor Registrasi Gerbong Kereta

Setiap rangkaian kereta memiliki nomor yang disebut sebagai nomor kereta. Nomor ini digunakan untuk identifikasi di GAPEKA (grafik perjalanan Kereta api). Kereta yang berangkat dari Jakarta akan bernomor genap, dan kereta yang menuju ke Jakarta akan bernomor ganjil. Nomor kereta dibuat sesuai dengan prioritas perjalanan, semakin kecil nomor kereta semakin tinggi prioritas.

Setiap rangkaian kereta terdiri dari sebuah, bisa juga lebih, lokomotif dan beberapa gerbong penumpang. Kadang rangkaian masih ditambahan kereta makan, kereta bagasi dan kereta genset. Setiap gerbong memiliki nomor registrasi yang berada di bagian tengah badan gerbong masing masing sisi kiri dan kanan.

Nomor ini berformat KXY-NNMMM. Nomor registrasi selalu diawali dengan huruf K. Blok X adalah fungsi dari gerbong itu, misalnya P untuk gerbong angkut penumpang, M untuk kereta makan, MP untuk kereta makan yang dapat menampung penumpang, D untuk KRD, L untuk KRL. Blok Y untuk kode kelas, misalnya 1 untuk kelas eksekutif, 2 untuk kelas bisnis, 3 untuk kelas ekonomi.

Blok NN adalah 2 digit tahun pertama pengoperasian. Blok MMM adalah 3 digit nomor urut gerbong di perusahaan. Dibagian bawah nomor registrasi ditulis depo asal (homebase) gerbong bersangkutan.

  • CN Cirebon
  • BD Bandung
  • JAKK Jakarta Kota
  • JNG Jatinegara
  • ML Malang
  • PSE Pasar Senen
  • PWT Purwokerto
  • SLO Solo
  • SGU Surabaya Gubeng
  • SGI Surabaya Pasar Turi
  • SMT Semarang Tawang
  • YK Yogyakarta

Jika diperhatikan, masih banyak gerbong berusia lebih dari 20 tahun yang dioperasikan. Ini juga yang menjadi sebab seringnya terjadi kecelakaan kereta(ir/wp).

artikel lain:
Membaca Nomor Polisi Kendaraan Jakarta

Iklan

3 responses to “Membaca Nomor Registrasi Gerbong Kereta

  1. Koreksi sedikit mas..
    untuk KMP(Kereta Makan Pembangkit) itu adalah kereta Makan yang ada mesin gensetnya untuk daya listrik dalam suatu rangkaian.
    Kata Kereta sendiri diperuntukan untuk angkutan Penumpang (coba perhatikan tiket kereta api untuk penentuan tempat duduk menggunakan istilah : Kereta 1 nomor tempat duduk 5a.
    sedangkan kata gerbong diperuntukkan angkutan barang kodenya B/BP (B: Barang, BP untuk Barang Pembangkit)
    untuk nomor Mis K3875025
    adalah Kereta Penumpang Kelas 3 (Ekonomi) mulai dinas pada tahun 1987
    menggunakan jenis boggie K-5
    dengan nomor urut produksi 025

    demikian
    wassalam,

    nur

  2. Terima kasih sekali, mas Nur. Kayaknya orang kereta nih. Dari keretapi@yahooGroups.com, mas?

  3. sedikit ralat :
    untuk Surabaya Pasarturi setahu saya adalah SBI bukan SGI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s