Pulang Kampung

Sejak awal minggu ini arus mudik mulai memadati jalur jalur ke luar kota. Jalan tol, jalan negara, stasiun, terminal, pelabuhan dan bandara penuh oleh pemudik lengkap dengan barang bawaannya. Mereka rela berdesakan di kereta atau bis, macet berjam jam di gerbang tol, pantura atau penyeberangan.

Biaya, tenaga dan waktu yang diperlukan juga tidak sedikit, bahkan ada istilah thr hanya numpang lewat. Mengapa mereka rela melakukan itu semua demi pulang kampung?

Banyak yang beralasan pulang kampung untuk silaturahmi ketika lebaran. Sebenarnya silaturahmi bisa dilakukan kapan saja. Tapi momen lebaran adalah saat yang paling tepat untuk berkumpul dengan seluruh keluarga, kerabat, teman kecil.

Bercerita romansa masa lalu atau sekedar bercerita kabar menjadi hidangan tetap lebaran. Dari reuni ini muncul kontak baru, atau bahkan peluang bisnis baru.

Ada juga yang menjadi lebaran sebagai acara unjuk diri. Mereka rela menghabiskan uang berjuta juta sekedar untuk menunjukkan ke tetangga, keluarga atau teman bahwa mereka sudah berhasil. Sering kita dengar penjualan mobil naik ketika menjelang lebaran. Fenomena mudik dengan motor juga wujud, bagaimana mereka ingin dianggap berhasil di rantau. Sering kita lihat toko emas yang penuh ketika menjelang lebaran. Tapi beberapa minggu kemudian, kantor pegadaian diserbu orang.

Saya sendiri merasa perlu pulang untuk mendapat siraman jiwa. Berbulan bulan tinggal dan berkerja di Jakarta membuat jiwa ini rasanya hambar. Jakarta terlalu sesak dengan simbol simbol materi. Di kampung saya bisa menikmati kesederhanaan hidup. Menjalani hidup selaras dengan alam.

Saya merasa perlu menjaga keseimbangan hidup di Jakarta dengan pulang ke kampung. Anda sendiri, apa tujuan anda pulang kampung?(ir/wp)

Iklan

5 responses to “Pulang Kampung

  1. met lebaran buat mas indra sekeluarga. mohon maap lahir batin.

  2. Makasih, Pak. Bagaimana cerita libur panjang kemarin?

  3. Ping-balik: Mengantar Pemudik Ala Nusantara « Indra Riawan

  4. Ping-balik: Perjalanan Dengan Anak « Indra Riawan

  5. Ping-balik: Contact Us « Indra Riawan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s