Iklan Dan Anak

Anak saya, Agi umur 3,5th, beberapa bulan terakhir sering merengek meminta barang dengan merek tertentu. Rupanya dia tertarik oleh iklan sabun, sikat & pasta gigi, makanan & minuman yang dilihat di tv. Semua ini berawal ketika saya perbolehkan dia menonton tv nasional yang memutar Jalan Sesama dan Ultraman. Meski hanya sejam sehari, rupanya iklan berhasil membujuknya.

Setiap kali iklan produk itu muncul, dia selalu bilang “Pa, aku pengin deh pake sabun yang itu. Yang rasa strowberi aja”. Pernyataan ini diulang ketika kami sedang ada di toko. Satu satunya jawaban yang bisa saya berikan adalah, “Yaa, tapi entar nunggu yang lama abis dulu”. Dan menyerah untuk berganti ke produk itu.

Menurut sebuah artikel yang pernah saya baca, anak adalah penentu keputusan belanja di keluarga. Benar, bukan Ibu apalagi Ayah tapi anak anak. Seberapa sering troli belanja anda penuh oleh barang barang yang diambil oleh anak anak? Mereka mengambil spontan saja karena mereka tertarik, bukan karena memang barang itu ada di daftar belanja.

Lisa Tiffin menulis sebuah artikel di Get Rich Slowly. Di sana Lisa menulis bagaimana agar anak tidak selalu terbujuk oleh iklan. Anak harus mendapat pengertian bahwa tidak semua yang ada di iklan benar adanya.

Salut setinggi tingginya untuk teman teman di biro iklan sehingga selalu muncul iklan iklan yang kreatif. Tapi anak anak tetap harus diberi pengertian bahwa tidak semua iklan yang dia lihat harus dibeli. Bagaimana anda menjelaskan ini ke anak anda?(ir/wp)

Artikel Lain:
Ulasan Tayangan TV Untuk Balita
Jalan Sesama di Trans7

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s